Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Januari 2016

PROPOSAL LOMBA BADMINTON ANTAR SEKOLAH

PROPOSAL PELAKSANAAN LOMBA BADMINTON
ANTAR SEKOLAH SE-JAKARTA TIMUR SMAN 58 JAKARTA


SMA Negeri 58 Jakarta
Jl. Raya Ciracas No. 2, Ciracas, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13720



Daftar Isi
I. Latar Belakang
II. Tujuan Kegiatan
III. Nama Dan Tema Kegiatan
IV. Bentuk Kegiatan
V. Peserta
VI. Penyelenggaraan
VII. Jadwal dan lokasi kegiatan
VIII. Susunan Acara
IX.Susunan Panitia
X. Rencana Anggaran
XI.­Penutup





I.                 Latar Belakang
Olahraga adalah sebagai wahana untuk menjadikan manusia yang sehat jasmani dan rohani, serta membentuk manusia yang selalu meningkatkan tali Silaturahmi, berkepribadian dan berwatak pancasila. Dan ada pula pribahasa yang mengatakan di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, sebuah pribahasa tersebut mengajarkan pada kita jika kita ingin memiliki pribadi yang kuat maka kita harus punya jasmani dan rohani yang sehat. Maka dari itu kami mengadakan Lomba Bulutangkis ini untuk membangun pribadi-pribadi pemuda yang kuat.
Bulutangkis Di Indonesia telah mengalami banyak penurunan, dari hasil perolehan kejuaraan-kejuaraan yang di ikuti hanya beberapa perwakilan yang dapat memenangkan Lomba dan dalam perebutan gelar di Lomba thomas cup Indonesia mengalami kekalahan yang sangat menyakitkan, itu merupakan cambuk bagi generasi penerus untuk mempersiapkan lebih optimal  pada  Lomba yang akan datang.
Maka kami Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bermaksud mengadakan sebuah kegiatan yakni Lomba Badminton antar kelas se-SMAN 58 Jakarta, dengan harapkan adanya Lomba bulutangkis ini dapat menambah semangat juang generasi penerus dalam menghadapi persaingan yang semakin berat, serta untuk memperkuat semangat kesatuan dan persatuan.



II. Tujuan Kegiatan
Tujuan dari penyelenggaraan Lomba Badminton ini diantaranya:
1. Untuk pengaktualisasian diri dalam proses pengembangan potensi para siswa dalam bidang olahraga khususnya dalam bidang olahraga badminton /bulu tangkis.
2. Memupuk Tali Silahturahmi antara siswa siswi di SMAN 58 Jakarta
3. Memupuk rasa sportifitas yang tinggi untuk pembinaan mental siswa siswi di SMAN 58 Jakarta
4. Membantu dalam memajukan Bulutangkis Indonesia
5. Merangsang munculnya generasi penerus baru yang lebih kompetitif.
6. Mendorong bagi pihak-pihak terkait untuk bersama-sama memacu prestasi atlet muda berbakat khususnya pada cabang bulutangkis.








III.          Nama Dan Tema Kegiatan
Nama :
“Lomba Badminton Antar Kelas SMAN 58 Jakarta”
Tema :
“Rise Your Spirit”
IV. Bentuk Kegiatan
Dilaksanakan dalam bentuk kompetisi dengan menggunakan sistem kelompok/grup pada saat penyisihan dan menggunakan sistem gugur pada putaran kedua.
V. Peserta
Peserta Lomba adalah Siswa siswa SMAN 58 Jakarta dari kelas 12 – 10 (A,B,C,D)
VI. Penyelenggara
Penyelenggara acara adalah OSIS SMAN 58 Jakarta
VII. Jadwal dan lokasi kegiatan
Pelaksanaan Lomba Badminton antar kelas SMAN 58 Jakarta dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2016 s/d 16 Januari 2016 bertempat di lapangan SMAN 58 Jakarta


VIII. Susunan Acara
No.
Waktu
Acara
Tempat
Keterangan
1.
06.00 – 06.30
Presensi Panitia
Lapangan Sekolah
Sie Kesekretariatan
2.
06.30 – 07.00
Briefing Panitia
Lapangan Sekolah
Ketua Panitia
3.
07.00 – 08.00
Presensi Peserta
Lapangan Sekolah
Sie Kesekretariatan
4.
08.00 – 09.00
Pembukaan :
·         Acara pembukaan (tari penyambutan)
·         Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan
·         Doa
·         Laporan Ketua Panitia
·         Sambutan dari Ketua Senat
·         Sambutan dari PBSI
·         Sambutan dari Dekan FTK sekaligus membuka Dekan Cup IV
Lapangan Sekolah
Sie Acara
5.
09.00 – 12.00
Lomba  Bulutangkis
Lapangan Sekolah
 Sie Acara
6.
12.00 – 12.20
Makan Siang Panitia secara bergantian (Lomba tetap dilanjutkan)
Sie Konsumsi
7.
13.00 – Selesai
Babak 8 besar
Lapangan Sekolah
Sie Acara


IX.Susunan Panitia
1.      Penasehat                                    : Bapak Kepala Sekolah
2.      Penanggung Jawab                     : Bapak Sugiri
3.      Ketua                                           : Aditya Setiawan
4.      Wakil Ketua                                 : Fajar Ramadhan
5.      Sekretaris                                    : Aulia M. F
6.      Wakil Sekretaris                          : Ajeng Sasky
7.      Bendahara                                   : Donny Warman
8.      Koordinator Lomba                    : H. Y Sulthan
9.      Koordinator Wasit                      : Ali Husen
10.   Seksi Perlengkapan                     : 1. Amelia S
                                                                     2. Muhammad Ammar
                                                                     3. Marzuky
                                                           4. Alamsyah
11.  Seksi Kesehatan                            : 1.  Hendrik Bastian
  2.  Aldy S
12.  Seksi Keamanan                           : 1. Victor
  2.  Didik Setiawan







X. Rencana Anggaran
Rencana Biaya Lomba Bulu Tangkis

Kesertaritan
Proposal
Rp 100.000-,
Stempel
1
Rp 40.000-,
Surat Menyurat
Rp 50.000-,
Jumlah
Rp 190.000-,

Pudekdok
Dokumentasi
Rp 250.000-,
Spanduk
Rp 400.000-,
Pamplet
Rp 100.000-,
Penyebran Informasi
Rp 250.000-,
Jumlah
Rp 1.000.000-,
Konsumsi
Konsumsi
Rp 850.000-,
Jumlah
Rp 850.000-,
Logistik
Net
Rp 300.000-,
Kok
Rp 2.200.000-,
Cat
Rp 850.000-,
Pluit
Rp 10.000-,
Jumlah
Rp 3.360.000-,
Acara
Juara 1
Rp 1.500.000-,
Juara 2
Rp 1.000.000-,
Juara 3
Rp 500.000-,
Wasit
Rp 300.000-,
Jumlah
Biaya Tak Terduga
Rp 2.300.000-,
Rp. 100.000
Jumlah Total                                                                             Rp   8.700.000-,









XI.­Penutup
Demikianlah proposal ini kami buat, dengan harapan Bapak kepala sekolah dapat untuk membantu dalam pelaksanaan kegiatan Lomba Badminton ini, Semoga Lomba badminton ini bias berjalan dengan baik tanpa gangguan.
Akhirnya semuanya dari Allah dan hanya kepada Allah lah kami serahkan semua urusan ini seraya memohon taufiq, hidayah dan inayah-Nya demi terselenggaranya kegiatan ini.­­

Jakarta,11 Januari 2016

                       Ketua                                                       Sekretaris


Kamis, 17 Desember 2015

Senam Lantai SMA Kelas X

Rol Depan
Guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk,punggung,pinggang,dan panggul bagian belakang).
 Cara melakukan:
a. Sikap permulaan jongkok,kedua tangan menumpu pada matras selebar bahu.
b. Kedua kaki diluruskan, siku tangan ditekuk, kepala dilipat sampai dagu menyentuh dada.
c. Mengguling ke depan dengan mendaratkan tengkuk terlebih dahulu dan kedua kaki di
lipat rapat pada dada.
d. Kedua tangan melemaskan tumpuan dari matras, pegang mata kaki dan berusaha bangun.
e. Kembali berusaha bangun.






Rol Belakang


Guling ke belakang adalah menggulingka badan ke belakang ,dimana posisi badan tetap harus membulat,yaitu kaki dilipat,lutut tetap melekat di dada,kepala ditundukan sampai dagu melekat di dada.
Cara melakukan guling ke belakang :
a.       Sikap permulaan dalam posisi jongkok,kedua tangan di depan dan kaki sedikit rapat
b.      Kepala ditundukan kemudian kaki menolak ke belakang
c.       Pada saat panggul mengenai matras,kedua tangan segera dilipat ke samping telinga dan telapak tangan menghadap ke bagian atas untuk siap menolak
d.      Kaki segera diayunkan ke belakang melewati kepala,dengan dibantu oleh kedua tangan menolak kuat  dan kedua kaki dilipat sampai ujung kaki dapat mendarat di atas matras,ke sikap jongkok


Lompat harimau

Secara prinsip teknik gerakan loncat harimau tidak jauh berbeda dengan teknik gerakan roll ke depan.Loncat harimau adalah sikap loncatan membusur dengan kedua tangan lurus ke depan pada saat melayang dan diteruskan dengan gerakan mengguling ke depan dan sikap akhir jongkok.

Cara melakukannya sebagai berikut:
1.   Berdiri tegak, kedua lengan lurus di samping, pandangan lurus ke depan.
2.   Kedua kaki menolak pada papan tolak disertai ayunan lengan keatas, badan melayang, tangan menumpu pada pangkat kuda-kuda, dan pandangan dipusatkan di depan dekat tangan.
3.   Kedua tangan menolak dengan sekuat tenaga dan lutut di lipat ke dada. Luruskan tungkai saat berada diatas ujung kuda-kuda.
4.   Sikap akhir jongkok terus berdiri.
Handstand
Hands stand adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kedua tangan ,kedua kaki rapat dan lurus ke atas .
Cara melakukan gerakan handstand adalah sebagai berikut :
1.   Sikap permulaan berdiri tegak, salah satu kaki sedikit ke depan.
2.   Bungkukkan badan, tangan menumpu pada matras selebar bahu lengan keras, pandangan sedikit ke depan, pantat didorong setinggi-tingginya, tungkai depan bengkok sedang tungkai belakang lurus.
3.   Ayunkan tungkai belakang ke atas, kencangkan otot perut.
4.   Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan badan dan lengan, pandangan diantara tumpuan tangan, badan dijulurkan ke atas.
5.   Keseimbangan.


Head Stand
Headstand adalah posisi keseimbangan yang memanfaatkan kekuatan kedua lengan dan kepala (otot leher) sebagai titik tumpunya

Cara melakukan gerakan head stand adalah sebagai berikut :
1.   Berdiri dengan kepala adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kepala dan ditopang oleh kedua tangan.
2.   Sikap permulaan membungkuk bertumpu pada dahi dan tangan. Dahi dan tangan membentuk segitiga sama sisi.
3.   Angkat tungkai ke atas satu per satu bersamaan. Untuk menjaga agar badan tidak mengguling ke depan, panggul ke depan, dan punggung membusur.
4.   Berakhir pada sikap badan tegak, dan tungkai rapat lurus ke atas.






Meroda

Gerakan meroda bisa diartikan sebagai Gerak memutar tubuh dari sikap menyamping dengan tumpuan gerakan pada kedua kaki dan tangan
Cara Melakukannya :
1.   Mula-mula berdiri tegak menyamping, kedua kaki dibuka sedikit lebar, kedua tangan lurus ke atas serong ke samping (menyerupai huruf V) dan pandangan ke depan
2.   Kemudian jatuhkan badan ke samping kiri, letakkan telapak tangan ke samping kiri, kemudian kaki kanan terangkat lurus ke atas. Disusul dengan meletakkan telapak tangan di samping tangan kiri.
3.   Saat kaki kanan diayunkan, maka kaki kiri ditolak pada lantai, sehingga kedua kaki terbuka dan serong ke samping.
4.   Kemuidan letakkan kaki kanan ke samping tangan kanan, tangan kiri terangkat disusul dengan meletakkan kaki kiri di samping kaki kanan.
5.   Badan terangkat, kedua lengan lurus ke atas ke posisi semula.



Kayang
Kayang adalah posisi kaki bertumpu dengan empat titik dalam keadaan terbalik dengan meregang dan mengangkat perut dan panggul.
Cara melakukan gerakan kayang sebagai berikut :
1.   Sikap permulaan berdiri, keduan tangan menumpu pada pinggul.
2.   Kedua kaki ditekuk, siku tangan ditekuk, kepala di lipat ke belakang.
3.   Kedua tangan diputar ke belakang sampai menyentuh matras sebagai tumpuan.
4.    Posisi badan melengkung bagai busur.








Sikap lilin
Sikap lilin merupakan sikap tidur terlentang kemudian kedua kaki diangkat keras di atas (rapat) bersama-sama, pinggang ditopang kedua tangan dan pundak tetap menempel pada lantai
Cara melakukan gerakan sikap lilin sebagai berikut :
1.   Tidur terlentang, kedua tangan di samping badan, pandangan ke atas.
2.   Angkat kedua kaki lurus ke atas dan rapat.
3.    Yang menjadi landasan adalah seluruh pundak dibantu kedua tangan menopang pada pinggang. Pertahankan sikap ini beberapa saat.

Download Wordnya Disini

Rangkuman Pengantar Mikroekonomi Semester 1

Mikroekonomi : Bab 1 Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari, bagaimana individu dan masyarakat memanfaatkan sumber daya terbatas,...